LingkungamNasional

Pdt. Benly Membawa Jeritan Warga Desa Tolong ke Forum Nasional

Dari Desa Tolong, Benly membawa pertanyaan yang melampaui batas wilayah dan identitas keagamaan: bagaimana keberhasilan pembangunan seharusnya diukur?

Apakah cukup dengan menghitung nilai investasi dan volume produksi? Ataukah keberhasilan juga harus dilihat dari terjaganya kualitas air, keberlanjutan kebun, kesehatan masyarakat, kesempatan pendidikan bagi anak-anak, dan penghormatan terhadap hak warga?

Pembangunan yang adil semestinya tidak menempatkan pertumbuhan ekonomi berlawanan dengan keberlanjutan lingkungan. Keduanya perlu berjalan bersama, dengan pembagian manfaat dan risiko yang adil serta mekanisme pertanggungjawaban yang jelas.

Nama Desa Tolong mungkin hanya merujuk pada sebuah tempat di Pulau Taliabu. Namun, dalam kesaksian yang dibawa Benly ke Makassar, nama itu menjadi pengingat bahwa suara masyarakat yang menghadapi persoalan lingkungan perlu didengar dan ditindaklanjuti.

Bagi gereja, mendengar merupakan langkah awal. Tantangan berikutnya ialah berjalan bersama masyarakat, mengupayakan kebenaran melalui verifikasi, dan mendorong penyelesaian yang memulihkan lingkungan sekaligus melindungi kehidupan warga.(*)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DIĀ GOOGLE NEWS


Penulis :
Editor :

Previous page 1 2 3 4 5

Berita Serupa

Back to top button