Maluku

Kolaborasi Lintas Instansi dan Tiket Gratis: Upaya Menjamin Kelancaran Mudik di Hunimua

potretmaluku.id – Wajah Pelabuhan Hunimua di H-1 Lebaran tahun ini terpantau lebih lengang dibanding hari sebelumnya, namun tidak menyurutkan intensitas pengamanan di lapangan. 

Di tengah subsidi tiket gratis dari pemerintah provinsi, personel Operasi Ketupat Salawaku tetap memperketat filtrasi penumpang guna menjamin standar keselamatan pelayaran.

Personel Operasi Ketupat Salawaku 2026 Polda Maluku memperketat pengawasan di titik krusial penyeberangan laut menjelang puncak Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Fokus pengamanan dipusatkan di Pelabuhan Feri Hunimua, Liang, yang menjadi gerbang utama penghubung Pulau Ambon dengan Pelabuhan Waipirit di Seram Bagian Barat, Kamis, 19 Maret 2026.

Langkah ini diambil untuk menjamin aspek keselamatan dan ketertiban di tengah tingginya mobilitas masyarakat kepulauan. 

Di lapangan, personel kepolisian bersinergi dengan prajurit TNI AL, petugas Dinas Perhubungan, serta ASDP Maluku dalam mengatur ritme antrean kendaraan dan penumpang agar tidak terjadi penumpukan di area dermaga.

Meski memasuki H-1 Lebaran, pantauan di lokasi menunjukkan arus penumpang justru mengalami tren penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya. 

Walau demikian, otoritas keamanan tetap menyiagakan personel penuh untuk mengantisipasi lonjakan mendadak serta memastikan seluruh fasilitas penyeberangan laik operasional.

Guna meringankan beban masyarakat, Pemerintah Provinsi Maluku turut mengintervensi kelancaran mudik melalui penyediaan 800 tiket gratis untuk rute Hunimua–Waipirit pergi-pulang. 

Program ini diharapkan dapat menstimulasi distribusi arus mudik agar lebih merata dan teratur.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Salawaku 2026, menegaskan bahwa kesiapsiagaan di jalur laut merupakan prioritas utama mengingat karakteristik wilayah Maluku yang didominasi perairan.

“H-1 Lebaran adalah fase krusial. Kami memastikan seluruh personel siaga penuh untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik, khususnya di jalur penyeberangan feri yang menjadi urat nadi logistik dan mobilitas warga,” ujar Rositah.

Ia menambahkan, kunci keberhasilan operasi tahun ini terletak pada soliditas koordinasi lintas instansi. Sinergi antara Polri, TNI, dan pemangku kepentingan terkait dinilai berhasil menekan potensi gangguan kamtibmas di kawasan pelabuhan. 

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Pelabuhan Hunimua terpantau kondusif dengan jadwal keberangkatan kapal yang berjalan tepat waktu.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button