AmboinaMalukuOlahraga

Dua Emas Kejurnas Junior Jadi Modal PASI Maluku Bangkitkan Prestasi Atletik

potretmaluku.id – Kemerosotan prestasi atletik Maluku menjadi pekerjaan rumah utama kepengurusan baru Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Maluku periode 2026-2030.

Di bawah kepemimpinan Levinus Kariuw, pembenahan organisasi dan penguatan pembinaan atlet disiapkan sebagai langkah untuk mengembalikan kejayaan atletik daerah.

Komitmen tersebut disampaikan setelah resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengprov PASI Maluku bersama jajaran pengurus di Pacific Hotel, Ambon, Sabtu (7/11/2026).

“Kebangkitan atletik tidak bisa hanya mengandalkan pengurus provinsi, kita butuhkan sinergi pemerintah daerah, pengurus kabupaten/kota, pelatih, atlet, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga,” ujar Levinus.

Ia mengungkapkan, sejak menerima amanah sebagai Ketua Pengprov PASI Maluku pada Agustus 2026 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov), pihaknya langsung dihadapkan pada agenda persiapan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior.

Meski belum resmi dilantik, kepengurusan baru langsung bergerak menyiapkan empat atlet untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Hasilnya, kontingen Maluku berhasil membawa pulang dua medali emas.

“Puji Tuhan, hasilnya sangat membanggakan karena kita berhasil meraih dua medali emas. Atlet-atlet yang telah mengharumkan nama Maluku tersebut juga hadir bersama kita pada kesempatan ini,” katanya.

Menurut Levinus, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Maluku masih memiliki potensi atletik yang dapat bersaing di tingkat nasional. Namun, prestasi itu harus ditopang pembinaan berkelanjutan dan dukungan seluruh pihak, bukan sekadar mengandalkan kemampuan atlet.

“Dalam sejarah olahraga Maluku, atletik merupakan salah satu cabang olahraga yang diharapkan dapat menjadi penyumbang prestasi dan medali bagi daerah. Akan tetapi, dari tahun ke tahun, prestasi atletik Maluku justru mengalami penurunan,” tegas Levi.

Ia mengaku, keprihatinan terhadap kondisi tersebut menjadi alasan utama menerima tanggung jawab memimpin PASI Maluku. Dirinya tidak ingin potensi atlet daerah terus terabaikan akibat lemahnya pembinaan dan minimnya dukungan.

Karena itu, pembenahan internal organisasi menjadi salah satu prioritas. PASI Maluku masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan anggaran hingga belum tertatanya administrasi kepengurusan di beberapa kabupaten/kota.

Berdasarkan catatan Pengprov PASI Maluku, kepengurusan yang masih aktif antara lain Kota Ambon, Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Tenggara. Sementara sejumlah daerah lainnya masih dalam proses penyelesaian administrasi dan pelantikan.

Levinus berharap persoalan rekomendasi maupun kelengkapan administrasi segera dikomunikasikan dan diselesaikan agar tidak menghambat pembinaan atlet di daerah.

Ia juga meminta kabupaten yang belum melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) segera mempercepat konsolidasi organisasi, termasuk Kabupaten Buru Selatan dan sejumlah daerah lainnya.

“Masih terdapat lima kabupaten yang berdasarkan catatan kami belum melaksanakan Muskab. Kami berharap hal ini menjadi perhatian bersama sehingga seluruh kepengurusan PASI di Maluku dapat segera terbentuk dan berjalan secara optimal,” ucapnya.

Selain konsolidasi organisasi, PASI Maluku kini mulai mempersiapkan atlet menghadapi Kejurnas Senior di Jakarta pada 22 November 2026 mendatang. Pembenahan organisasi diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas latihan dan kesiapan atlet.

Levinus menegaskan, kepengurusan periode 2026-2030 tidak boleh hanya menjadi pergantian struktur, tetapi harus mampu menghasilkan perubahan nyata bagi masa depan atletik Maluku.

“Dengan kebersamaan, komitmen, dan kerja keras, kita berharap prestasi atletik Maluku dapat kembali meningkat dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” tandasnya. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button