Ambisi Satu Data Maluku: Gubernur Desak Digitalisasi Informasi Publik , \
potretmaluku.id – Jajaran Dinas Kominfo Maluku ditantang untuk merombak pola komunikasi publik yang selama ini dianggap konvensional.
Melalui pengembangan Portal Satu Data, Gubernur Maluku menghendaki transparansi anggaran dan program kerja dapat dipantau langsung oleh warga.
Pemerintah Provinsi Maluku mulai memacu integrasi sistem informasi daerah melalui pengembangan Portal Satu Data Maluku.
Ambisi tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Maluku dengan jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta tim Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) di Ruang Rapat Gubernur, Senin, 2 Maret 2026.
Gubernur menekankan bahwa Portal Satu Data merupakan proyek strategis agar informasi mengenai capaian kinerja pemerintah dan data sektoral lainnya dapat diakses publik secara instan.
“Portal ini menjadi impian agar berbagai data strategis Maluku dapat diakses masyarakat secara mudah, cukup dengan satu kali klik,” ujar Gubernur.
Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Kominfo Maluku menyodorkan rencana kerja satu tahun ke depan yang berfokus pada penguatan infrastruktur komunikasi dan publikasi.
Langkah ini diambil guna menjawab tantangan rendahnya literasi data dan kebutuhan akan keterbukaan informasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.
Gubernur menilai penguatan komunikasi publik adalah instrumen utama dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
Namun, ia mengingatkan agar inovasi teknologi ini dibarengi dengan perubahan etos kerja di jajaran aparatur sipil negara (ASN).
“Teman-teman Kominfo harus tetap inovatif dan kreatif, tetapi juga memiliki etos kerja yang kuat. Bekerja dengan sungguh-sungguh, par Maluku pung bae (untuk kebaikan Maluku),” tegas Gubernur.
Pertemuan tersebut juga melibatkan pihak SKALA sebagai mitra strategis untuk memastikan tata kelola pemerintahan berbasis data dapat berjalan sesuai standar nasional.
Melalui sinergi ini, Pemerintah Provinsi Maluku berharap dapat mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel di tengah tuntutan digitalisasi yang kian mendesak.(TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



