Hardiknas 2026 di Maluku Tenggara Ditutup dengan Pesan Persatuan dan Pelestarian Budaya
potretmaluku.id – Rangkaian pameran dan festival Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari.
Penutupan kegiatan dilakukan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, melalui prosesi pemukulan gong di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu, 29 April 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya pembangunan pendidikan yang berjalan beriringan dengan pelestarian adat dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
“Budaya merupakan kekuatan yang harus dijaga. Jangan sampai perkembangan zaman justru menghilangkan jati diri kita,” kata Hanubun.
Ia mengatakan Maluku Tenggara memiliki kekayaan budaya yang tersebar di 11 kecamatan dengan keberagaman bahasa, tradisi, dan kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
Menurut dia, pendidikan tidak hanya berfungsi meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya dan persatuan masyarakat.
Hanubun turut mengapresiasi Dinas Pendidikan, para guru, serta siswa yang terlibat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Hardiknas 2026.
Ia menilai guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus menanamkan nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Perbedaan bukan penghalang. Pendidikan harus menjadi sarana untuk memperkuat persatuan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, kata Hanubun, juga berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur pendidikan dan pemerataan akses listrik serta telekomunikasi, terutama di wilayah Kei Besar.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong pemanfaatan inovasi digital seperti platform Smart MTH sebagai bagian dari modernisasi layanan pendidikan di daerah kepulauan.
Dalam kesempatan tersebut, Hanubun juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan sosial yang berlandaskan nilai adat Larul Ngabal.
“Walaupun berbeda, kita tetap satu. Rasa persaudaraan harus terus dijaga,” katanya.
Sebagai bagian dari promosi budaya daerah, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan pelajar dalam penyambutan tamu di Bandara Bandara Karel Sadsuitubun sebagai representasi budaya Maluku Tenggara.
Menutup sambutannya, Hanubun mengajak seluruh tenaga pendidik menyambut Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei dengan semangat persatuan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Prosesi pemukulan gong menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Hardiknas 2026 yang berlangsung dalam suasana kebersamaan.
Penulis :
Editor :



