AmboinaHukum & KriminalMalukuNasional

KPK Ingatkan Pentingnya Perencanaan dan Tata Kelola Keuangan

potretmaluku.id – Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V Komisi Pemberatnasan Korupsi (KPK), Maruli Tua Manurung menyebut, pembenahan sistem perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah menjadi langkah utama yang harus ditempuh untuk memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi pemantauan dan evaluasi upaya pencegahan korupsi yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (29/4/2026).

Kata Maruli, kualitas penyusunan perencanaan menjadi fondasi utama penentuan keberhasilan setiap program kerja pemerintah, sekaligus menjadi cara paling efektif untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya penyimpangan penggunaan anggaran.

“Apabila perencanaan tidak disusun dengan baik, terukur, dan jelas, maka risiko kegagalan pelaksanaan program maupun potensi terjadinya penyimpangan akan semakin besar,” jelas Maruli.

Menurutnya, perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan, mulai dari tahap penyusunan rencana kerja, penyusunan anggaran, hingga pelaksanaan kegiatan. Langkah ini juga dilengkapi dengan penguatan fungsi pengawasan internal sebagai alat pengendali utama.

Selain itu, pengelolaan keuangan daerah harus dijalankan secara optimal, baik dari sisi penerimaan pendapatan maupun penggunaan anggaran belanja.

“Tujuannya, agar setiap rupiah yang digunakan benar-benar tepat sasaran, memberikan manfaat nyata, serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan transparan,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap tahapan proses administrasi. Kasus penyimpangan seringkali bermula dari hal-hal kecil yang dianggap sepele, dan tidak mendapatkan perhatian yang cukup.

“Upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya dengan menyampaikan komitmen semata, tetapi harus diwujudkan melalui pembentukan sistem kerja yang kuat, serta penerapan disiplin yang tinggi dalam melaksanakan setiap tugas dan fungsi pemerintahan,” katanya.

Maruli berharap, melalui penguatan sistem perencanaan dan tata kelola keuangan ini, Pemkot Ambon mampu membangun sistem pemerintahan yang semakin transparan, efektif, dan berjalan secara berkelanjutan.

Langkah tersebut sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memelihara dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

Kata dia, prinsip kerja KPK berpegang pada ungkapan the devil is in the details, atau potensi kesalahan muncul dari hal-hal yang dianggap kecil. Oleh karena itu, ada dua hal utama yang harus menjadi perhatian daerah, yaitu optimalisasi pendapatan daerah dan optimalisasi penggunaan belanja daerah.

“Ingatlah, jika kita gagal menyusun perencanaan dengan baik, maka sama saja dengan kita merencanakan sebuah kegagalan,” tandas Maruli. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button