AmboinaMaluku

Gubernur Maluku Buka Rakortek Pendidikan 2026, Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

potretmaluku.id – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menghadiri rapat koordinasi teknis (Rakortek) pembangunan pendidikan tahun 2026, Rabu (8/4/2026).

Rakortek dibawah sorotan tema “Pendidikan Hebat, Generasi Maluku Maju Par Maluku Pung Bae” di Aula Lantai 2 Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.

Hendrik dalam sambutannya menyampaikan pembangunan pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku.

“Tidak ada cara lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Maluku selain melalui pendidikan,” ujar Hendrik.

Dia menyebut, selama ini potensi Maluku sering kali dilihat dari aspek sumber daya alam, seperti perikanan, pertanian, dan pertambangan. Padahal potensi terbesar daerah ini justru terletak pada sumber daya manusianya.

“Kita sering lupa bahwa salah satu potensi terbesar Maluku adalah sumber daya manusianya, terutama yang ada di sektor pendidikan,” katanya.

Hendrik juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi dunia pendidikan di Maluku, di antaranya ketimpangan kualitas pendidikan antarwilayah, distribusi tenaga guru yang belum merata, serta keterbatasan infrastruktur pendidikan, termasuk dalam menghadapi era digitalisasi.

“Masalah utama kita adalah ketimpangan kualitas pendidikan, distribusi tenaga guru yang belum merata, serta keterbatasan infrastruktur, termasuk dalam penguasaan teknologi pendidikan,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya menjaga etos kerja dan dedikasi tenaga pendidik. Ia bahkan membagikan pengalaman pribadinya tentang pengabdian guru di masa lalu. Dimana dulu guru mengajar dengan penuh dedikasi, bahkan tanpa imbalan.

“Ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk menjaga semangat pengabdian dalam dunia pendidikan,” jelasnya.

Menurutnya, konsistensi dalam kebijakan pendidikan sangat penting agar pembangunan dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Pendidikan tidak boleh dikelola dengan arah yang berubah-ubah.

Untuk itu, dia mendorong penerapan tiga pendekatan utama dalam pembangunan pendidikan, yaitu pendekatan holistik-tematik, integratif, dan spasial, guna memastikan perencanaan dan pelaksanaan program berjalan efektif.

Dia berharap rakortek tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk menyusun langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Jangan jadikan forum ini sekadar formalitas. Gunakan kesempatan ini untuk menyusun langkah nyata bagi kemajuan pendidikan di Maluku,” tegasnya.

Hendrik mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas SDM Maluku melalui pendidikan.

“Melalui kerja keras dan komitmen, kita berharap dapat mewujudkan sumber daya manusia Maluku yang unggul, kompeten, dan berkarakter,” tandasnya. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button