AmboinaMaluku

Pasar Apung Batu Merah Segera Dibangun, Hatala: Ini RPJM Negeri Batu Merah

potretmaluku.id – Pembangunan Hatu Kau From City atau Pasar Apung Batu Merah segera dilakukan. Petakkan batu pertama dijadwalkan berlangsung pada Rabu, (8/4/2026) besok.

Kepala.Pemerintah Nehmgeri (KPN) Batu Merah, Ali Hatala mengatakan, pasar apung Batu Merah itu merupakan program yang telah tertuang dalam Rencana Pembanginan Jangka Menengah (RPJM) Pemerintah Negeri (Pemneg) setempat.

Kata dia, pasar yang rencananya dibangun dua lantai dengan panjang sekitar 200 meter dan lebar 20 meter itu akan menjadi ikon bagi Negeri Batu Merah dan juga Kota Ambon. Pembangunan pasar apung Batu Merah itu merupakan upaya bersama Pemerintah Kota Ambon dalam menata tata ruang kota.

“Ini sudah tertuang dalam RPJM Negeri Batu Merah. Ini dilakukan untuk menciptakan keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan keteraturan lingkungan. Karena pasar Batu Merah ini dikenal kumuh dan semerawut,” ujar Hatala kepada potretmaluku.id, Selasa (7/4/2026).

Kata dia, Pemneg Batu Merah telah menunjuk CV. Alice Tomadale sebagai mitra kerja dalam proses pembangunan pasar trafisional tersebut. Sejak ditunjuk, Perusahaan tersebut telah melaksanakan pentahapan perencanaan hingga pengurusan izin, mulai di tingkat daerah hingga pusat.

Hatala mengaku, izin pembangunan telah dikantongi oleh CV. Alice Tomadale selaku pengemban sejak tahun 2024 silam, baik secara administrasi maupun hal teknis lainnya. Pembangunan pasar apung itu diperkirakan menelan anggaran kurang lebih Rp40 miliar.

“Memang perjanjian kerjasama antara Pemerintah Negeri Batu Merah dengan CV. Alice Tomadale belum sepenuhnya rampung, tetapi sudah ada perjanjian secara mengikat antara keduabela pihak,” ujarnya.

Kata dia, anggaran pembangunan ditanggung oleh CV. Alice Tomadale. Itu telah diatur dalam perjanjian yang dibangun antara Pemneg Batu Merah dengan CV Alice Tomadale. Perjanjian itu sangat mengikat dalam segala aspek, yang mana secara garis besar mengatur tentang status pasar, hibgga akhirnya pasar tersebut akan kembali menjadi aset Negeri Batu Merah.

“Dalam perjanjian itu telah diatur pembagian hasil, baik yang bersifat retribusi kepada pemerintah negeri, maupun sifatnya profit kepada pengemban,” jelasnya.

Dia mengaku, pekerjaan pembangunam pasar apung itu diperkirakan memakan waktu kurang lebih 2 tahun. Namun itu tergantung kondisi cuaca. Sebab, pasar itu dibangun dipantai, shingga bisa terganngu oleh cuaca akstrim yang mendatangkan gelombang tinggi.

“Besok ini peletakkan batu pertama pembangunan dilakukan oleh Gubernur Maluku. Kami berharap, pekerjaan ini bisa berjalan lancar hingga selesai,” ujar Hatala. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button