potretmaluku.id – Derai tawa anak-anak terdengar riuh di halaman Sekolah Garuda Maluku, Selasa siang itu. Seragam mereka rapi, wajah penuh antusias menyambut tamu negara yang datang. Tak setiap hari seorang Wakil Presiden melangkah masuk ke ruang kelas mereka.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka datang didampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, serta sejumlah pejabat forum pimpinan daerah dan dinas pendidikan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kerja Wapres di Provinsi Maluku, usai meninjau fasilitas pembangkit listrik terapung dan pasar rakyat di hari yang sama.
Kehadiran Wakil Presiden kali ini menjadi momentum penting setelah sebelumnya Sekolah Garuda Maluku diperkenalkan secara resmi oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI.
Kunjungan ini menegaskan perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan di Maluku, khususnya dalam peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia.
Di tengah kunjungan, Wapres meninjau sejumlah fasilitas sekolah yang terletak di kawasan Waiheru, Kota Ambon, termasuk ruang kelas dan ruang makan.
Ia tampak berbincang dengan siswa dan guru, menanyakan proses belajar serta kesan mereka bersekolah di institusi yang baru saja diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI itu.
Sekolah Garuda Maluku dikenal sebagai salah satu model pendidikan yang mengedepankan mutu dan pengembangan karakter.
Dengan pendekatan integratif dan program penguatan kemampuan berbahasa asing, sekolah ini diharapkan bisa menjadi pelopor pendidikan berkualitas di kawasan timur Indonesia.
Salah satu momen menarik terjadi ketika Gubernur Hendrik berbicara langsung dengan para siswa menggunakan bahasa Inggris.
Percakapan ringan itu bukan sekadar formalitas. Ia ingin mengapresiasi sekaligus menguji langsung kemampuan bahasa asing siswa, yang menjadi program unggulan sekolah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak Maluku mampu bersaing dan percaya diri menggunakan bahasa internasional,” ujar Gubernur Hendrik usai sesi dialog.
Kehadiran Wapres ke sekolah ini dinilai sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap pemerataan pendidikan, khususnya di kawasan kepulauan seperti Maluku.(JAY)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



