BKP-BTR Merawat Harmoni Lewat Hewan Kurban

potretmaluku.id – Udara pagi masih lembab ketika iringan kendaraan dari arah tambang berhenti di pelataran Masjid Miftahul Khoir, Desa Lurang, Kabupaten Maluku Barat Daya.
Di hari yang sama, Jumat, 6 Juni 2025, lantunan takbir bergema dari mimbar masjid hingga bukit-bukit di Pulau Wetar. Hari itu, perusahaan tambang PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) kembali hadir dengan hewan kurban.
Wajah Jimmy Bob Suroto, Acting General Manager Operation Site Wetar, tampak akrab di tengah kerumunan warga. Dengan didampingi Manager Supply Chain Management Ahdian Rahbi dan perwakilan External Affairs Wilfridus Nahak, Jimmy menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada panitia masjid.
Penyerahan ini dilakukan usai salat Idul Adha yang digelar bersama para pekerja dan kontraktor di area perusahaan.
“Kami percaya keberadaan perusahaan ini tidak dapat dipisahkan dari masyarakat sekitar,” ujarnya dalam silaturahmi usai salat. “Khususnya saudara-saudara kami di Kampung Baru, Desa Lurang, Desa Uhak, dan Ilwaki. Idul Adha adalah momen kebersamaan, dan kami ingin berbagi melalui kesempatan ini.”
Sebanyak sepuluh ekor sapi dan tiga ekor kambing dibagikan kepada warga Desa Lurang, Ilwaki, dan Pulau Lirang.
Hewan-hewan kurban itu dihimpun oleh perusahaan bersama para kontraktornya serta donasi pribadi dari para pimpinan dan karyawan. Sebagian besar dibagikan ke masjid dan warga di sekitar wilayah operasi tambang.
Momentum kurban, bagi perusahaan, bukan semata seremonial tahunan. Ia menjadi simbol hubungan sosial yang ingin dirawat, khususnya di tengah perbedaan keyakinan dan latar belakang budaya di pulau terpencil seperti Wetar.
“Ini bukan hanya soal daging, tapi soal niat baik, keterlibatan, dan rasa hormat satu sama lain,” kata Jimmy.
Respons hangat datang dari warga. Nurbaya Masang, pengurus Masjid Miftahul Khoir, tak hanya menyampaikan terima kasih atas hewan kurban, tapi juga atas pembangunan satu ruang tambahan masjid yang dilakukan perusahaan saat Idul Fitri lalu.
“Kami merasa diperhatikan, bukan hanya saat hari besar,” katanya. “Bantuan ini bukan cuma memberi manfaat langsung, tapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan.”(TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi




