Transformasi 26 Tahun, UIN A.M. Sangadji Ambon Luluskan Angkatan Pertama
potretmaluku.id – Universitas Islam Negeri A.M. Sangadji Ambon menandai babak baru dalam sejarah kelembagaannya dengan meluluskan angkatan pertama sarjana dan magister.
Momentum tersebut dinilai sebagai tonggak penting perjalanan panjang transformasi pendidikan tinggi Islam di Maluku.
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengatakan perubahan status UIN A.M. Sangadji dari sekolah tinggi hingga menjadi universitas bukan proses singkat.
Ia menyebut perjalanan tersebut memakan waktu puluhan tahun dan menuntut konsistensi serta komitmen seluruh sivitas akademika.
“Dari sekolah tinggi, kemudian menjadi institut, hingga akhirnya bertransformasi menjadi universitas. Proses itu berlangsung selama 26 tahun, dan hari ini saudara-saudara adalah lulusan pertama UIN A.M. Sangadji Ambon,” ujar Vanath saat menghadiri wisuda Sarjana dan Magister Angkatan I Periode I di Auditorium kampus setempat, Sabtu, 27 Desember 2025.
Vanath menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan strata satu dan magister.
Menurut dia, perguruan tinggi memiliki peran strategis tidak hanya dalam mencetak sumber daya manusia, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Perguruan tinggi ikut menciptakan perputaran ekonomi yang besar. Aktivitas pendidikan harus kita jaga agar terus memberi dampak positif bagi masyarakat,” kata Vanath.
Dalam sambutannya, ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan kampus. Menurut dia, stabilitas keamanan menjadi faktor utama kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Maluku.
“Tidak ada orang tua yang mau menyekolahkan anaknya di daerah yang dianggap tidak aman. Karena itu, keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Vanath menambahkan Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang dan selama perayaan keagamaan.
Ia menegaskan penegakan hukum akan tetap dilakukan terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Menutup sambutannya, Vanath berpesan agar para lulusan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjaga nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
“Maluku hanya bisa maju jika keamanan, persatuan, dan saling menghargai dijaga. Itu modal utama untuk menghadirkan investasi, membuka lapangan kerja, dan membangun masa depan daerah,” katanya.
Acara wisuda tersebut turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, unsur TNI dan Polri, pelaksana harian Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku H. Hasyim, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, dan orang tua wisudawan.(TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis :
Editor :



