AmboinaPolitik

PPP Kota Ambon Buka Pendaftaran Bacaleg 2024

potretmaluku.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Ambon resmi membuka pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Pemilu 2024, baik untuk DPR, DPRD Maluku dan DPRD Kota Ambon.

Pembukaan pendaftaran bacaleg itu ditandai dengan penyerahan formulir pendaftaran oleh Sekretaris Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (Sekwil DPW) PPP Maluku, Rovik Akbar Afifudin kepada dua bacaleg Kota Ambon dalam kegiatan launching pendaftaran Bacaleg yang berlangsung di sekretarian DPW PPP Maluku, Kamis (1/12/2022).

Ketua DPC PPP Kota Ambon, Taha Abubakar mengatakan, pendaftaran bacaleg dibuka selama tiga bulan, terhitung mulai 1 Desember hingga 28 Februari 2023.

Dia menyebutkan, dalam rens waktu tiga bulan itu, ada tiga tahapan yang akan dilaksanakan, yakni pendaftaran tahap pertama dilaksanakan mulai 1 hingga 30 Desember. Sedangkan ditanggal 1 Januari hingga 30 Januari itu dibuka pendaftaran tahap kedua.

Kemudian, tanggal 1 Maret hingga 10 Maret, hasil kerja Laznas Pemenangan Pemilu (LP2) dari penjaringan bacaleg itu disampaikan ke Lajnah Penetapan Calon (LPC) PPP Kota Ambon untuk kemudian menetapkan daftar caleg.

“Jadi nanti LPC yang akan menetapkan caleg, mulai dari nomor urut sampai pada administrasi lainnya,” kata Taha Abubakar.

Selanjutnya, pelengkapan administrasi caleg itu dilakukan mulai 1 Maret sampai 30 Maret 2023. Segala pengurusan administrasi ditanggung oleh DPC PPP Kota Ambon.

Anggota DPRD Kota Ambon 2 periode itu menyebutkan, sebelum Daftar Caleg Sementara (DCS) didaftarkan ke KPU, DPC PPP akan melakukan perbaikan administrasi caleg, supaya tidak ada penolakan terhadap pencalegan di DPC PPP Kota Ambon.

Kata dia, DPC PPP Kota Ambon akan bekerja kurang lebih satu tahun menuju tanggal 14 Februari 2024. Ketika DCS didaftarkan ke KPU untuk ditetapkan jadi DCT, disaat bersamaan pula para caleg akan melakukan proses pengenalan kepada masyarakat.

“Proses pengenalan caleg itu tidak dilakukan oleh orang per orang, tapi dilakukan per kelompok dan per dapil,” terangnya.

Hal itu dilakukan guna menghindari upaya saling menjelek-jelekkan dari masing-masing caleg. Karena seyogyanya proses itu bukan semata-mata untuk caleg, tetapi untuk partai.

“Soal siapa yang akan terpilih sebagai anggota legislatif, itu nanti. Tapi yang terpenting adalah upaya mengamankan kursi partai di lembaga legislatif,” jelasnya.

Apalagi, jika kedepan akan ada penambahan jumlah partai sebagai peserta Pemilu di 2024, tentu menjadi tantangan besar bagi PPP untuk mempertahankan jumlah suara dan kursi di parlemen.

“Untuk itu, saya harap agar LPC dalam penetapan DCS, tidak berdasarkan suka sama suka, tapi lebih melihat pada kemampuan menggalang elektoral,” tandasnya.(HAS)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button