potretmaluku.id – Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM dari Integrated Terminal Wayame Ambon berjalan maksimal, serta pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengsisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mampu melayani masyarakat.
Tak hanya itu, Pertamina Patra Niaga juga mengklaim stok BBM dalam kondisi aman dan terus dijaga suplainya dari kapal untuk memenuhi lonjakan konsumsi.
“Kami juga dapat memenuhi lonjakan konsumsi masyarakat pada Senin kemarin (30/3) untuk kebutuhan Pertalite dan Pertamax dengan melakukan suplai tambahan sekitar 60% dari normal hariannya. Artinya, dengan lonjakan ini pun, sebetulnya stok masih tersedia,” jelas Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, Selasa (31/3/2026).
Dia kembali mengimbau masyarakatbtetap tenang serta membeli BBM dengan bijak sesuai kebutuhan, terjadinya antrian bukan berarti terjadi kekosongan produk di SPBU. Dia juga mengajak masyarakat untuk mengkonfirmasi dahulu informasi yang beredar untuk menghindari terjadinya panic buying.
“Kami terus menjaga stok di Fuel Terminal serta proses distirbusi ke SPBU dilakukan seefektif mungkin agar peningkatan layanan pengisian BBM ke masyarakat terus berjalan. Mari gunakan energi secara bijak dan beli BBM sesuai kebutuhan,”ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena saat mengunjungi sejumlah SPBU di Kota Ambon. Dia meminta masyarakat untuk tidak terpancing informasi atau isu yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
“Stok BBM di Kota Ambon tersedia dan mencukupi. Jangan percaya isu-isu yang menyesatkan, seperti BBM habis atau harga naik. Kami harap masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” ujar Bodewin.
Bodewin juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus penyebaran informasi palsu dengan menyebarkan pesan yang benar kepada lingkungan sekitar. Menurutnya, setiap kebijakan resmi pasti akan diumumkan secara terbuka oleh pemerintah.
“Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat, termasuk BBM, tetap terpenuhi dengan baik.
“Mari bijak dalam mengisi BBM, kami juga minta pesan ini disampaikan secara berantai kepada masyarakat, agar kita bisa melawan berita hoaks yang menimbulkan kepanikan,” tandasnya. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



