MalukuPolitik

Pengamat Politik: Realistis dan Terukur, Strategi Baru Abdullah Vanath Menuju Pilgub Maluku 2029Cagub di Pilgub 2029

potretmaluku.id – Langkah politik Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath (AV), mulai menunjukkan arah baru menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku yang dijadwalkan berlangsung pada 2029.

Meski pesta demokrasi itu masih empat tahun lagi, peta manuver politik di provinsi berjuluk Seribu Pulau tersebut mulai bergeliat lebih awal.

Sejak Rabu, 12 November 2025, Vanath tercatat resmi bergabung dalam jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Maluku. Keputusan itu memunculkan spekulasi bahwa sang wakil gubernur tengah menyiapkan “kendaraan politik” baru sebagai bekal menuju gelanggang Pilgub mendatang.

Langkah Vanath dianggap sebagai strategi realistis untuk memperkuat basis dukungan menjelang kontestasi tingkat provinsi.

Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura (FISIP Unpatti) Ambon, Dr. M. Jen Latuconsina, menilai langkah tersebut sebagai bagian dari kalkulasi politik jangka panjang.

“Saya kira itu pilihan politik yang realistis. Masuknya AV dalam jajaran DPW NasDem merupakan upaya mempersiapkan kendaraan politik sebagai bekal untuk bertarung pada Pilgub Maluku 2029 dengan posisi naik kelas sebagai calon gubernur,” ujar Latuconsina di Ambon, Kamis, 12 November 2025.

Namun, menurutnya, NasDem dengan enam kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku belum cukup untuk mengusung calon gubernur secara mandiri. Vanath perlu membangun koalisi dengan dua hingga tiga partai politik lain agar memenuhi syarat pencalonan.

“Koalisi menjadi keharusan. Tanpa dukungan partai lain, NasDem tidak cukup kursi untuk mengusung calon sendiri,” kata Latuconsina.

Dari sisi ketokohan, Vanath disebut memiliki modal politik yang kuat. Popularitas dan rekam jejak kepemimpinannya merata di 11 kabupaten/kota se-Maluku.

Ia juga dinilai berperan signifikan dalam kemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Hendrik Leverisa–Abdullah Vanath (HL–AV) pada Pilgub 2024 lalu.

Dengan latar pengalaman dan jaringan politik yang telah terbangun, banyak kalangan menilai Vanath tengah menata pijakan menuju “kelas baru” dalam politik Maluku dari wakil gubernur menjadi calon gubernur.

“Pilihan itu rasional. AV tampaknya siap melangkah ke level berikutnya dengan mengandalkan NasDem dan koalisi partai untuk memperkuat peluangnya di Pilgub 2029,” tutur Latuconsina.(TIA)

 


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button