Maluku

Ketua DPRD Maluku Apresiasi Perkembangan Fakultas Hukum UKIM di Usia Ke-6

potretmaluku.id – Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, mengapresiasi perkembangan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) yang kini memasuki usia ke-6 tahun. 

Menurut dia, capaian fakultas tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Dalam enam tahun perjalanan ini, perkembangan Fakultas Hukum UKIM sangat luar biasa. Saat ini jumlah mahasiswa telah mencapai hampir 500 orang,” kata Watubun saat menghadiri Dies Natalis ke-6 Fakultas Hukum UKIM di lantai V kantor DPRD Maluku, Rabu, 6 Mei 2026.

Watubun yang juga alumni Fakultas Hukum UKIM mengaku memiliki kedekatan emosional dengan institusi tersebut karena merupakan bagian dari angkatan pertama. 

Ia mengatakan, keputusan melanjutkan studi hukum dilatarbelakangi pengalaman panjang di dunia politik yang banyak bersinggungan dengan persoalan hukum.

Meski berlatar belakang pendidikan teknik, ia menilai ilmu hukum menjadi kebutuhan penting dalam menunjang tugas dan tanggung jawab di bidang politik serta pemerintahan.

“Saya sarjana teknik, tetapi dalam perjalanan politik, banyak jabatan yang saya emban berkaitan langsung dengan bidang hukum. Bahkan dalam berbagai undangan, saya lebih sering disebut sebagai sarjana hukum,” ujarnya.

Menurut Watubun, pengalaman itu membuktikan bahwa pemahaman hukum memiliki peran strategis dalam kehidupan publik, terutama bagi mereka yang terlibat dalam proses pengambilan kebijakan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa studi dengan baik dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. 

Ia menilai keberadaan Fakultas Hukum UKIM tidak terlepas dari perjuangan para pendiri universitas dan civitas akademika yang membangun institusi tersebut sejak awal.

“Kita ada hari ini karena ada orang-orang yang telah berjuang sebelumnya, mulai dari penyelenggara universitas hingga civitas akademika. Karena itu, mahasiswa harus menghargai proses ini,” kata Watubun.

Ia menyebut fakultas hukum bukan sekadar tempat memperoleh gelar akademik, melainkan ruang pembentukan karakter dan profesionalisme calon sarjana hukum.

“Fakultas hukum adalah ibu bagi kita semua. Dari sini kita belajar menjadi sarjana hukum yang profesional, yang tidak mudah diperalat oleh hukum, tetapi mampu menegakkan keadilan,” ujarnya.

Watubun berharap mahasiswa Fakultas Hukum UKIM kelak mampu menjadi insan hukum yang berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Kita tidak tahu hari ini kita mahasiswa, besok akan menjadi apa. Namun dengan bekal ilmu hukum, saya yakin kita bisa menjadi pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa,” tuturnya.(TIA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button