Begini Siasat Perempuan Waisala Merawat Laut Desa
“Pendekatannya tidak perlu kaku. Kita mulai dari hal-hal kecil, bercerita santai dengan warga, dan melihat respons mereka terlebih dahulu,” ujarnya.
Manajer Program Yayasan Kiranis, Marthen Leuna, menyatakan bahwa pelibatan aktif warga asli Waisala bertujuan mencetak penggerak lokal (local champion) yang siap menjaga keberlanjutan program secara mandiri di masa depan.
“Ketika Kiranis kelak tidak lagi mendampingi secara langsung, sudah ada anak-anak muda dan tokoh lokal yang siap melanjutkan kegiatan ini,” tutur Marthen.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, Yusna bersama tim pendata akan mencatat hasil tangkapan nelayan melalui pengepul menggunakan aplikasi digital OurFish.
Data pencatatan ini nantinya menjadi pijakan warga desanya untuk memetakan kondisi perikanan dan menentukan strategi pengelolaan perikanan.
Selain pendataan digital, program ini juga mulai mengidentifikasi potensi pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) serta penguatan aturan lokal seperti sasi (penutupan wilayah tangkap sementara) dan lembaga adat kewang.
Inisiatif awal ini telah mendapat dukungan dari Raja Waisala serta pemangku adat setempat sebagai fondasi penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan Desa Waisala.(Aqul Maarasabessy)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



