Maluku Tenggara

Festival Pesona Kei Diawali Gerak Harmoni Libatkan Ribuan Warga

potretmaluku.id – Ribuan warga dari tiga ohoi di Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, mengikuti jalan santai dan senam bersama bertajuk Gerak Harmoni, Sabtu, 1 Agustus 2026. 

Kegiatan itu menjadi pembuka rangkaian Festival Pesona Kei 2026 sekaligus bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan melibatkan masyarakat Ohoi Elaar Lamagorang, Elaar Let, dan Elaar Ngursoin bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Camat Kei Kecil Timur Selatan Irwan Raharusun mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi terhadap sejarah perjuangan bangsa. Kita melihat apa yang telah dicapai sekaligus berbagai tantangan yang masih harus dihadapi dalam mengisi kemerdekaan,” kata Irwan.

Menurut dia, kegiatan jalan santai menjadi simbol kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga dalam mendukung pembangunan daerah.

“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kegiatan pagi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam mempercepat pembangunan Maluku Tenggara,” ujarnya.

Irwan juga mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui olahraga serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan selama peringatan HUT Ke-81 RI. 

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, kata dia, telah menginstruksikan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah ohoi, serta lembaga kemasyarakatan untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan sepanjang Agustus melalui kegiatan yang memperkuat nasionalisme, gotong royong, dan persatuan.

Penanggung Jawab Program KKN-PPM UGM, Agung Prasetyo, mengatakan Gerak Harmoni merupakan kegiatan kolaboratif mahasiswa KKN-PPM UGM, Universitas Pattimura (Unpatti), dan masyarakat sebagai pembuka Festival Pesona Kei 2026.

Menurut Agung, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat.

“Melalui kebersamaan, semangat gotong royong, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, setiap rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan penuh antusiasme,” katanya.

Ia menilai kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang dapat mendukung pembangunan desa.

Agung mengatakan rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan Festival Pesona Kei yang dipusatkan di Ohoi Elaar Ngursoin. 

Festival tersebut akan menampilkan potensi budaya, destinasi wisata, serta produk unggulan masyarakat Kepulauan Kei sebagai upaya memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi lokal.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button