potretmaluku.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mendapat jatah bantuan rumah bersubsidi sebanyak 2000 unit kepada masyarakat Maluku dari Pemerintah Pusat (Pempus).
Jatah tersebut diberikan atas komunikasi strategis Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa yang dilanjutkan dengan pertemuan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho pada Jumat kemarin.
Gubernur Hendrik mengaku, ada beberapa usulan yang disampaikan pada pertemuan itu, termasuk juga soal penataan kawasan kumuh dan pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
“Pemerintah pusat mengalokasikan bantuan sebesar Rp20 juta per kepala keluarga melalui BSPS tahun ini. Ini adalah langkah nyata untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Maluku,”kata Hendrik.
Kata dia, Pemprov Maluku akan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik BPS Pusat yang telah terintegrasi dengan 11 kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Data dari BPS itu akan menjadi dasar untuk mengidentifikasi kelompok masyarakat yang layak menerima bantuan secara tepat sasaran.
“Kami juga menyampaikan permohonan dukungan tambahan kepada Kementerian PKP terkait program penataan kawasan kumuh di Maluku,”ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar program-program nasional dapat dinikmati secara merata di wilayah timur Indonesia.
Lewat komunikasi yang intensif antara Pemprov Maluku, Kementerian PKP, dan BP Tapera, program-program strategis itu diharapkan bisa segera direalisasikan di Maluku.
“Dengan kerja sama ini, kebutuhan dasar masyarakat seperti perumahan bisa kita tangani secara bertahap,”imbuhnya.
Untuk pelaksanaannya, lanjut Hendrik, Pemprov Maluku akan bersinergi dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) di Maluku guna memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Menyangkut keterlibatan BP Tapera dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp130 triliun untuk tahun 2025, kata Hendrik, Pemprov Maluku akan turut serta mengakses dana tersebut guna memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Kita tinggal menjemput bola. Dengan data yang lengkap dan kerja sama yang solid, Maluku bisa mengoptimalkan program ini untuk mengatasi kebutuhan rumah secara perlahan tapi pasti,”tandas Hendrik. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



