potretmaluku.id – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Maluku menegaskan pentingnya profesionalisme dan integritas jurnalistik di tengah disrupsi teknologi, sekaligus mendorong agar pengembangan sektor energi, termasuk proyek Blok Masela, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku.
Hal itu menghangat dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) III AMSI Maluku yang dirangkaikan dengan diskusi panel bertajuk “Energi Untuk Maluku: BBM, LPG, dan Masa Depan Blok Masela” di salah satu hotel di Kota Ambon, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang didukung Inpex dan Pertamina Patra Niaga ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Kepala Dinas ESDM Maluku Abdul Haris, Pengurus AMSI Nasional Pradita Kusuma Sabarini, serta External Relations Inpex Hagasetya Nugraha. Diskusi dipandu moderator Muhamad Yani Kubangun.
Wakil Koordinator AMSI Wilayah Timur, Hamdi Jempot, mengatakan Konferwil III menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perusahaan media siber agar tetap independen, kredibel, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Menurutnya, persaingan industri media digital yang semakin ketat tidak boleh mengorbankan integritas jurnalistik. Kecepatan penyampaian informasi harus tetap diimbangi dengan akurasi, keberimbangan, dan objektivitas.
“Media tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga wajib menyajikan informasi yang benar dan berkonteks. Itulah alasan AMSI Maluku mengangkat isu energi dan Blok Masela, mengingat distribusi energi merupakan kebutuhan vital di daerah kepulauan seperti Maluku,” jelasnya.
Hamdi juga menekankan bahwa pengembangan sektor energi di Maluku harus memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat. Menurutnya, proyek strategis berskala besar seperti LNG Abadi Blok Masela tidak boleh hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga harus membuka peluang ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat lokal.
la berharap kolaborasi antarpemangku kepentingan dan peningkatan profesionalisme perusahaan media terus diperkuat agar media siber di Maluku mampu menjalankan fungsi jurnalistik secara bertanggung jawab.
“Mari kita perkuat kolaborasi dan tingkatkan profesionalisme perusahaan media. Media siber di Maluku harus terus menjadi rujukan informasi terpercaya yang berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ungkap Hamdi.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferwil III AMSI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga dan Inpex atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai Konferwil III bukan sekadar agenda organisasi, melainkan juga menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan industri media siber lokal di Maluku.
“Meski dikemas secara sederhana, Konferwil III ini sangat signifikan sebagai titik lompatan bagi kemajuan industri media siber lokal di Maluku,” tandas Ilham.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



