potretmaluku.id – Turnamen sepakbola antar kampung Soekarno Cup Usia 17 tahun (U-17) yang pertama kali digelar di Maluku mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Gerald Mailoa.
Gerald menilai, ajang yang mempertandingkan tim antar kampung itu bukan sekedar kompetisi olahraga, melainkan ruang strategis untuk membentuk larakter generasi muda sekaligus melahirkan talenta baru sepakbola Maluku.
“Soekarno Cup U-17 ini menjadi ruang strategis membentuk karakter dan lahirkan tenta baru Maluku,” kata Gerald kepada potretmaluku.id, Sabtu (24/5/2026).
Menurut Gerald, kehadiran Soekarno Cup di Maluku tentu akan membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga di daerah, khususnya bagi anak-anak muda yang memiliki bakat serta mimpi menjadi pesepakbola profesional.
“Turnamen seperti ini sangat penting. Bukan hnaya soal menang atau kalah, namun bagaimana kompetisi ini menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan bagi generasi kita,” ujarnya.
Wakil Ketua DPD PDI-Perjuangan Maluku itu optimis, atmosfer kompetisi yang dibangun dalam Soekarno Cup mampu membangkitkan gairah sepakbola akar rumput di Maluku yang selama ini dinilai memiliki potensi besar tapi minim ruang pembinaan yang berkelanjutan.
Kata dia, banyak pemain muda berbakat dari kampung-kampung yang sebenarnya memiliki kualitas, hanya saja belum mendapat panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dan karena itu, turnamen antar kampung Soekarno Cup yang dicetus oleh PDI-Perjuangan itu hadir sebagai jembatan penting bagi lahirnya pemain-pemain potensial masa depan.
“Maluku ini gudangnya talenta sepakbola. Tinggal bagaimana kita berikan ruang dan kesempatan. Nah, Soekarno Cup hadir sebagai salah satu jawaban untuk menemukan bibit-bibit unggul dari kampung-kampung,” cetusnya.
Selain sepakbola, lanjut Gerald, juga tercipta nilai sosial melalui turnamen tersebut. Soekarno Cup mampu mempererat hubungan antar masyarakat, serta menjadu sarana membangun persaudaraan ditengah semangat kompetisi yang sehat.
Dia berharap, kompetisi seperti ini dapat terus digelar secara konsisten dan mendapat dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, organisasi olahraga, maupun masyarakat.
“Jika pembinaan seperti ini terus dijaga, saya yakin sepakbola Maluku akan kembali bangkit dan melahirkan pemain-pemain hebat yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” tandas Gerald. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



